Artikel
Sejarah Desa Cagak Agung
Desa Cagak Agung berlokasi tidak jauh dari pusat kecamatan Cerme. Desa yang sebagian wilayahnya berupa tambak/sawah ini merupakan desa uang cukup makmur penduduknya. Desa yang bernama Desa Cagak Agung ini, selain ada beberapa perumahan yang dibangun di wilayahnya, juga terbagi atas dua dusun yakni Dusun Cagak dan Dusun Agung/Panggang. Desa ini juga cukup ramai mengingat sebelah selatan dari desa ini berhadapan langsung dengan Pasar Cerme.
Konon katanya nama Cagak Agung itu berasal dari kata cagak yang artinya tonggak, penyangga, tiang sedangkan kata “agung” berarti besar, tangguh, dan sejenisnya. Nama ini bermula pada saat bangsa Belanda (penjajah) datang ke desa yang nantinya akan dinamai dengan desa Cagak Agung tersebut.
Apakah teman-teman tahu, ternyata dahulu di tengah-tengah desa ini terdapat tonggak atau tiang dari pohon yang sangat besar. Pada saat penjajah akan memasuki desa yang bersebelahan dengan desa Cerme Lor tersebut, tonggak atau tiang tersebut seperti menutup-nutupi desa sehingga penjajah pun kebingungan dan tidak bisa menemukan desa itu hingga akhirnya orang orang jahat itupun memutuskan untuk get out atau pergi dari tempat ini.
Setelah kejadian tersebut, desa yang belum mempunyai nama itu akhirnya dinamai oleh sesepuhnya dengan nama CAGAK AGUNG hal ini digunakan agar orang orang yang tinggal di desa tersebut masih mengenang kehebatan cagak. Selain itu nama cagak agung juga diberikan untuk mengucapkan terima kasih pada CAGAK yang telah menyelamatkan desa ini
Oke, itulah sekilas tentang nama CAGAK AGUNG yang disandang desa di wilayah Cerme Tersebut. Anda punya versi lain? Dipersilakan. Karena yang utama, tiang utama di Desa Cagak Agung semoga bisa menjadi penanda kehebatan orang-orang di desa tersebut guna turut serta membangun bangsa ini.
Tata Cara Menghapus Pinjaman UKU Mudah dan Cepat

